Daftar Referensi Python

Dict comprehension adalah cara ringkas membuat dictionary dalam satu baris — kembaran list comprehension, tapi menghasilkan pasangan kunci: nilai.

Sintaks

{kunci: nilai for item in iterable if kondisi}

Bagian Sintaks

Bagian Wajib? Keterangan
kunci: nilai Ya Pasangan yang dimasukkan — titik dua inilah pembedanya dari set comprehension
for item in iterable Ya Sumber datanya
if kondisi Tidak Filter — hanya item yang lolos yang dimasukkan

Nilai balik: dictionary baru.

Contoh

kuadrat = {n: n ** 2 for n in range(1, 6)}
print(kuadrat)

Coba di IDE

Output:

{1: 1, 2: 4, 3: 9, 4: 16, 5: 25}

Contoh Lainnya

Dari dua list dengan zip()

nama = ["Budi", "Ani"]
nilai = [85, 92]

rapor = {n: v for n, v in zip(nama, nilai)}
print(rapor)

Coba di IDE

Output:

{'Budi': 85, 'Ani': 92}

Menyaring isi dictionary

nilai = {"Budi": 85, "Ani": 92, "Citra": 60}

lulus = {n: v for n, v in nilai.items() if v >= 70}
print(lulus)

Coba di IDE

Output:

{'Budi': 85, 'Ani': 92}

Membalik kunci dan nilai

kode = {"id": "Indonesia", "my": "Malaysia"}

balik = {v: k for k, v in kode.items()}
print(balik)

Coba di IDE

Output:

{'Indonesia': 'id', 'Malaysia': 'my'}

Kesalahan Umum

  • Lupa titik dua: {n for n in data} menghasilkan set, bukan dictionary.
  • Kunci duplikat tidak error — nilai yang terakhir menimpa diam-diam.
  • Kunci harus hashable: list sebagai kunci → TypeError: unhashable type. Pakai tuple.

Pelajari Lebih Lanjut