Daftar Referensi Python
math.ceil() membulatkan angka selalu ke atas, math.floor() selalu ke bawah — berbeda dari round() yang membulatkan ke yang terdekat. Keduanya bagian dari modul math.
Sintaks
import math
math.ceil(angka) # ke atas
math.floor(angka) # ke bawah
Parameter
| Parameter | Wajib? | Keterangan |
|---|---|---|
angka |
Ya | Bilangan int atau float |
Nilai balik: int — bilangan bulat hasil pembulatan.
Contoh
import math
print(math.ceil(3.2))
print(math.floor(3.9))
Output:
4
3
Contoh Lainnya
Kasus nyata: berapa kotak yang dibutuhkan?
import math
telur = 25
isi_per_kotak = 6
print(math.ceil(telur / isi_per_kotak))
Output:
5
25 telur dengan isi 6 per kotak = 4,17 kotak — kotak ke-5 tetap dibutuhkan walau tidak penuh. Inilah kasus khas ceil().
Angka negatif: arah “atas” dan “bawah” tetap
import math
print(math.ceil(-3.2))
print(math.floor(-3.2))
Output:
-3
-4
floor() vs int(): beda di angka negatif
import math
print(int(-3.9)) # memotong ke arah nol
print(math.floor(-3.9)) # selalu ke bawah
Output:
-3
-4
Kesalahan Umum
- Mengira
int()sama denganfloor()— untuk angka negatif hasilnya beda (lihat contoh di atas). - Tertukar dengan
round():ceil(3.1)= 4 padahalround(3.1)= 3. - Lupa
import math→NameError.
Pelajari Lebih Lanjut
- Referensi: round() di Python · Modul math di Python · Casting di Python
- Buku Belajar Python untuk Pemula: Bab 16 dan Bab 17
